Sedikit Cerita Dari Samarinda Kota Tepian

Thursday, July 10, 2014

21 Juni 2014, pas sehari setelah ulang tahunku yang ke 21 tahun, Aku dan empat cowok bagian Pembangkitan, PLN Area Bontang menyewa satu unit mobil dan berjalan-jalan ke Samarinda. Maklum lah, aku kalau jalan lebih sering sama mereka, kenapa? Karena asyik, nggak ribet, merasa terlindungi dan merasa jadi tuan puteri dengan empat hulubalangnya, hahaha.

Ngapain di Samarinda? Jalan-jalan men! Ngemall. Cari sesuatu yang tidak ditemukan di Bontang. Sebenarnya sih aku berencana sekalian cari eyeliner The Body Shop, tapi di Plaza Mulia Samarinda pas kehabisan, ya sudah aku beli lip gloss yang peach, wanginya seger banget. Perjalanan Bontang Samarinda sekitar 3 jam, tapi bagi yang belum terbiasa pasti sudah mabuk darat :D
Selain ngemall, kita juga sempat wisata religi ke Samarinda Islamic Center di tepian sungai Mahakam yang membelah Samarinda. Masjid yang megah, keren, didominasi dengan warna madu keemasan dan cokelat. Warna yang romantis, terasa seperti di Mesir. Seketika aku jatuh hati ketika menunaikan shalat dhuhur dan ashar disana.
Oh ya, masjid ini konon terbesar kedua di Indonesia setelah Istiqlal dengan daya tampung 10000 jamaah dan fasilitas lengkap seperti balkon, perpustakaan, poliklinik, koperasi, aula serbaguna, dan lain-lain. Masyarakat Kaltim bisa berbangga nih :)
 
 
 
 
 


Samarinda Islamic Center….mengingatkanku dengan Masjid Al Akbar Surabaya, dimana aku pernah mengalami peristiwa menyenangkan disana…. : )

You Might Also Like

0 comments

Subscribe