Hari Kedua Lako-Lako Nana ! : Pulau Kanawa dan Pulau Bidadari

Tuesday, March 04, 2014

Perjalanan On Job Travelling pun berlanjut. Karena hari sudah malam, maka kapten Jack Separo mengambil keputusan bijak demi keselamatan penumpang yang pada belum menikah semua, perjalanan ditunda besok, karena banyak batu karang, takutnya kandas dan membatalkan rencana pernikahan penumpang kapal di masa depan. Maka malam itu diputuskan : Menginap di kapal dan diombang-ambing ombak malam. Para penumpang bersorak gembira dan aku berteriak sambil mengepalkan tangan dan meninju udara kosong diatas kepalaku “Jalesveva Jaya Mahe” alias “Dilaut Kita Jaya”  *Semboyan TNI AL
Maka, acara malam itu diisi dengan main gitar, nyanyi dan mancing. Aku memilih cepat tidur, tapi ditengah tidurku, aku terbangun gara-gara Jack Separo menyetel lagu yang nggak banget, yaitu OST Wiro Sableng. Beberapa temanku langsung ribut dan aku terbangun, ketawa terbahak hingga susah berhenti sambil mengikuti lagunya. Kapten Jack Separo hanya tersenyum bangga dapat membuat penumpangnya gembira, yah, ini adalah fasilitas plus-plus jika anda ikut di kapal Live on Board-nya kapten Jack Separo. Langsung kucatat dalam benakku : Sampai Labuan Bajo harus  download lagu ini.
Malam itu, aku tidur campur dengan cowok-cowok -_-
Esok paginya, kami sarapan roti Kompiang khas Ruteng dengan selai. Enak banget apalagi ditemani kopi susu hangat.Tak terasa, Kanawa sudah didepan mata!
Pulau Kanawa

Kanawa dan pasir putihnya yang lembut
Aku dan guru gitarku yang fotogenic -_-
Foto diantara Bungalow dan padang rumput
Tidur di hammock
Pulau Kanawa, aku tertarik kesini karena melihat foto beberapa sobat yang keren abis dengan kejernihan airnya. Sampai sana? Air surut, agak kotor pula, tapi baby shark, bintang laut masih terlihat keelokannya di air yang bening. Sedikit kecewa emang. Tapi terumbu karangnya eksotis, pas buat snorkeling, tapi sayang kakiku masih kram dan aku lebih memilih untuk mengasah bakat fotografi  dan menggali kenarsisanku saja, apalagi aku sudah membawa properti tambahan, yaitu seruling sakti merk Yamaha. Sebenarnya nyesel juga nggak ikut snorkeling di Kanawa, kataya temenku keren banget !
Nyuling, viuviuviuuu *blee
Bintang lautnya lucuuuu :3 Pingin kuremas saja !
Temenku lagi snorkeling di Kanawa
Berada di pulau Kanawa hanya sekitar 1,5 jam. Kami segera bertolak ke Pulau Bidadari, pulau yang paling dekat dengan Labuan Bajo sekaligus menjadi destinasi terakhir kami.
Sepanjang jalan, kami bertemu dengan sekawanan lumba-lumba yang bermain di sekitar kapal, lalu berloncatan seru. Setelah itu kami minta putar balik lagi untuk melihat atraksi sekawanan lumba-lumba yang menggemaskan. Syukurlah, kapten berbaik hati memutar haluan kapalnya, lagi-lagi penumpang bersorak gembira : Hidup kapten Jack !
Lumba-lumba unyu
Satu jam kemudian, kami sampai di pulau Bidadari. Pulau ini lumayan sepi dan kita dapat melihat landasan Bandara Komodo Labuan Bajo dan bukit cinta dengan jelas. Pulau ini sepi, dan terumbu karang hanya sedikit. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan snorkeling terakhir, aku nekatkan walaupun kakiku masih sakit. Lagi-lagi sunblock-ku menjadi primadona.
Suasana Pulau Bidadari
Snorkeling asal-asalan
Setelah puas snorkeling sekitar 2 jam melihat sekawanan ikan kecil, balik kekapal dan langsung disediakan makan siang yang maknyus oleh anak buah kapal Kapten Jack Separo. Wew, tak terasa ya, kebersamaan keluarga ini segera berakhir.


Makan besar !
15 menit berlabuh, kami telah sampai di Pelabuhan Filemon. Berjalan di darat serasa masih oleng di kapal, terhuyung-huyung seperti telah minum Iceland Vodka dioplos dengan Martini ! haha, tapi pengalaman ini membuat pertemanan biasa menjadi makin erat dan akrab. Semoga bakalan On Job Travelling lagi di lain waktu dan tempat, kawan !
"Aku ingin berkeliling dunia, dengan kamera bagus di tangan kananku, dan tangan kananmu di tangan kiriku : Mario Teguh"
  *Special thanks to :
1. Labuan  Bajo : Bli Made Dedik, Ardi, Ingky, Mila, Une, Reza, Bobi sang Papi kost sekaligus fotograferku, Yudis si guru gitar
2. Ruteng : April, Ody, Eris, Annisa, Panji Tejo, Ajie, Erwin
3. Bajawa (PLTD Mataloko) : Doni, Nanang Wortel, Ade, Tomo, Satria Upil
4. Pare Pare (SulSel) : Doni, sang mas pacarnya Mila

You Might Also Like

0 comments

Subscribe