Dinner with Italian Cuisine at Mediterraneo, Labuan Bajo

Tuesday, February 25, 2014

Anak kos dodol berulah lagi, setelah puas ngerjain bapak kost dengan memasukkan tokek raksasa berbintil pink kedalam kamarnya, aku (Une), Reza dan Mila melarikan diri ke Mediterraneo, meninggalkan bapak kost gaul yang ngambek dan teriak-teriak kesetanan. 
Dari kiri ke kanan : Mila, aku (Une), Reza
Aku dari dulu emang ngidam berat sama Mediterraneo, restoran khas Italia. Kebetulan di kantor aku sudah mencari informasi tentang masakan Italia, karena ngiler dan untuk menuntaskan rasa itu, aku dan Mila sepakat malam itu ke Mediterraneo, walaupun agak mahalan dikit. Menurut promosi, kokinya asli orang Italia, jadi mahal dikit nggak apa-apalah, wajar! #mumpung punya duit nih
Neon box yang tampak dari jalan
Restoran Mediterraneo terletak di jalan Soekarno Hatta, Labuan Bajo sebelah kanan jalan (karena jalan hanya satu arah). Lokasinya mudah ditemukan karena neon box nya gede, dasarnya putih, dengan tulisan Mediterraneo dan lambang bunga yang khas, dimana kelopaknya berupa sendok, pisau dan garpu. Untuk interiornya sip banget, klasik khas negeri Mediterania, asyik buat nongkrong !
Atmosfer romantis khas Mediterraneo
 Jam buka Mediterraneo : Untuk pagi pukul 07.30 WITA hingga malam, sekitar 00.00 WITA (tergantung jumlah pengunjung juga sih)
Kami mulai pilih menu, sebenarnya aku ingin Lasagna, sudah lama nggak makan Lasagna, sayang nggak tersedia, jadinya aku pesan Fettucine Bosca with Mushroom dengan Cappucino, dan temanku pesan Beef Pizza dan Carpaccio Polipo (Ini daging gurita mentah diiris tipis, tapi rasanya enak banget). Harga sekitar IDR 50000-IDR 80000.
Fettucine Bosca
Carpaccio Polipo


Cappucino
Menu makan malam ini :)
Pelayanan juga cukup memuaskan. Penyajian cepat, ramah, masakan enak. Sebelum makanan disajikan kami diberi roti bulet-bulet kayak pia rasanya asin dengan saus kecap asin dicampur dengan minyak zaitun untuk ganjal perut sementara. Enak banget :3
Pia pengganjal perut sementara, kalau dipikir mirip Kompiang dari Ruteng -_-

Sekitar sepuluh menit pesanan datang, aku terkejut banget! Porsinya dikit, cuma satu kepal, hahaha! Untuk estetika makanan memang cantik, tapi porsi segini sekali lahap juga habis! Nggak kenyang ! #Padahal sudah kosongin perut tuh -____-
Hmmm.....tapi siapa sangka. Makanannya punya nilai kalori tinggi. Setengah piring fettucini sudah kulahap sudah terasa kenyang sekali, padahal fettucini-nya rasanya enak, nggak bikin eneg, sausnya lumer di mulut. Tapi, kalau enak kenapa malah cepat kenyang ya?
Jadilah, kami makan, sembari ngobrol menikmati suasana pelabuhan, angin sepoi-sepoi, diselingi dengan percakapan bule yang asyik dengan bahasanya sendiri (saat itu hanya kami bertiga pembeli pribumi)
Malam merambat pelan, ternyata sudah pukul 22.00 WITA. Waktunya pulang, besok harus kembali bekerja, bekerja, bekerja !

You Might Also Like

2 comments

Subscribe