Sembilan Desember Duaribuduabelas - Wisma Jerman dan Masjid Cheng Hoo :)

Monday, December 10, 2012

Minggu itu hari libur yang pas untuk dibuat cari pengalaman baru, seperti ini salah satunya : Mencoba kuliner khas Jerman.
Awalnya dapat newsletter tentang info studi dan kerja di Jerman, nah, aku yang dari 'bayi' sudah berminat sekolah disana, langsung tertarik tanpa pikir panjang lagi. Sampai disana, karena stand tempat tanya-tanya masih penuh sesak, jadinya aku milih mencoba makanan dulu (mumpung sepi)
Ini nih biang keroknya !
Untuk makanan pertama, aku mencoba makanan pokoknya. Saat itu aku sok-sok'an aja memilih bubur kentang yang katanya dibuat sarapan sama sebuah würst (sosis) khas Jerman, kelihatannya sih enak, legit gitu.
Lalu kumakan sesuap, udah dingin. Pertama makan nggak apa-apa, enak. Tapi suapan berikutnya, eneg banget ! Wong itu keju dicampur sama kentang, sama rempah-rempah yang aneh, ditambah mayones yang agak pahit ! Eneg pol deh ! sosisnya aku habiskan dan kentangnya aku sisakan daripada nanti muntah pinggir jalan. Wah, kalau kayak gini tamat riwayatku kalau sekolah disana! 
Nyesel banget pokoknya milih bubur kentang, tahu gini milih yang roti aja !

Karena eneg dengan kentang, aku mencoba kue-kue khas Jerman, seperti Apfel-Rosienen, Weinachtskekse,  dan Papageikuchen. Yang aku coba hanya Apfel Rosienen dan Weinachtkekse.
Pie apel yang lumayan enak :)
Untuk yang apfel Rosienen, ini adalah sejenis pie apel, rasanya asam, manis, asin, ada kismis dan beraroma apel. Enak, nggak bikin eneg tapi tetap aneh rasanya.

Lalu aku mecoba Weinachtkekse, aku sok-sokan ngomong Jerman sama penjaganya (yang kebetulan orang Jerman asli) 
aku : Was ist das? (apa ini ?)
dia : vdnvciwjernmvkdwejvow...zzz....(intinya kue ini buat cemilan malam hari lah, kalau nggak salah begitu)
aku : Oh..ja..ja..hmm..danke schön ! (kabuur...)
Ini kuenya, imut kan !
Bentuknya kotak, kecil, warna cokelat, ditaburi trimis dengan aroma cinnamon, ada lemon nya juga kalau nggak salah.
Haha..seharian like a Deutsche !

Karena stand konsultasi udah sepi, maka aku konsultasi tentang studi di Jerman itu bagaimana. 
Untuk yang musik katanya harus ikut ujian langsung kesana, nggak perlu ikut studienkolleg di Indonesia, kalau untuk teknik, bisa ikut studienkolleg dan cari beasiswanya, seperti Fast Track di ITS. Persyaratan TOEFL 550 (kalau ini aku yang nggak kuat).
Untuk universistas teknik ada TU9, alias perkumpulan universitas terbaik khusus teknik di Jerman gitu. Contohnya seperti : RWTH Aachen, TU Berlin, TU Braunschweig, TU Darmstadt, TU Dresden, Leibniz Universitas Hannover, Karlsruhe Institute of Technology, Technical University of Munich, Universitas Stuttgart.
(Yang paling penting, aku rasanya udah ditunggu : Fachgebiet Hochspannung Technik - Technische Universität Darmstadt)
Huaa....aku pendek sendiri ! :'(

Setelah puas tanya-tanya, kami sempatkan foto-foto bareng bule dengan kemampuan bahasa Jerman acak adut. Yah..walaupun mereka ngerti bahasa Indonesia, tapi biar lebih eksis dikit kenapa !

Setelah mengunjungi Pameran Studi di Jerman, untuk sholat Dhuhurnya mencoba sholat di 'Cina' alias di Masjid Cheng Hoo Surabaya. Hehehe...like a Chinesse :D
Haha..like a Chinesse !
Pokoknya seharian serasa keliling dunia dalam satu kota. Terimakasih yang udah menemaniku seharian walaupun akhirnya membuatmu lelah dan mungkin kesal dengan tingkahku :)

You Might Also Like

0 comments

Subscribe