Maksimalkan kerja Asiko dan Robolay :)

Monday, October 01, 2012


Sedikit ucapan terima kasihku untuk PLN :
Saya sangat berterima kasih untuk PLN. Kenapa? tentu saja karena kerja kerasnya untuk menerangi negeri ini, mulai dari melahirkan energi listrik dari pembangkit hingga 'memanjakan' konsumen. 
Tetapi masih ada saja konsumen yang tidak tahu diri mengejek via facebook atau jejaring sosial, jadilah aku menobatkan PLN sebagai perusahaan yang paling sering digunjingkan di dunia maya. Pernah sekali aku ancam untuk menggoda si pelaku, untuk mem-print screen status yang berisi olokan konyol tentang PLN dan kusebar di jejaring sosial tanpa mensensor namanya. Dia ketakutan dan menghapus statusnya. 
Kenapa aku begitu membela PLN
Karena saya ini adalah 'korban'.
Saya sangat berterima kasih karena saya telah menjadi 'korban' megaproyek 10000 MW di Indonesia. Dengan ini tanpa sengaja saya dan beberapa 'korban' lainnya (yang sebelumnya cuek dengan PLN) jadi ikutan mempelajari seluk beluk PLN karena saya adalah mahasiswa kerja sama salah satu universitas dengan PT.PLN. tepatnya Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Tentu saja dengan mempelajari dunia kelistrikan pasti akhirnya ada sebuah 'rasa' juga.
Rasa cinta itu mulai muncul ketika aku hobi memotret-motret peralatan-peralatan yang berhubungan dengan PLN dan menggunting artikel tentang seluk-beluk PLN.

Beberapa ocehan orang-orang mengenai PLN :
1. Pemadaman bergilir.
2. TDL (Tarif dasar listrik) naik terus (untuk hal ini banyak yang kontra, bahkan ada beberapa parpol yang sudah memasang banner menolak kenaikan TDL dan tersebar dimana-mana)

Sedangkan masalah yang sedang dihadapi PLN : (dikutip dari buku Dua Tangis Dan Ribuan Tawa karya Dahlan Iskan)
1. Gangguan Trafo
2. Gangguan Penyulang
3. Daftar tunggu untuk pasang listrik (Untuk masalah ini sudah terselesaikan dengan adanya program GRASS > Gerakan Sehari Sejuta Sambungan)
4 dan 5 kebetulan saya lupa.

Selama perkuliahan, aku didongengin sama dosen, betapa sulitnya dan tidak semudah menjulurkan lidah untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen. Sudah gitu masih dicemooh saja (terutama tentang pemadaman listrik). Padahal, masalah pemadaman listrik itu nggak selalu kesalahan teknis PLN, bisa saja dari ulah masyarakat sendiri. Seperti yang pernah aku baca di koran, "Trafo Dicuri Satu Kampung Gelap". Apa harus PLN yang disalahkan? Nggak kan? Itu tergantung kesadaran kita juga .
Lalu ada juga "Layangan Nyangkut, Korsleting". karena layang-layang yang menyangkut di saluran transmisi atau distribusi dapat menjadi konduktor apabila terkena air dan menyebabkan pemadaman. Sehingga perlu diadakan pemahaman betapa bahayanya bermain layang-layang di dekat saluran listrik.
Sebenarnya masalah pemadaman bukan hanya kedua masalah itu, ada juga kasus meledaknya gardu induk yang disebabkan karena rusaknya Interbus Transformer. Kalau ini memang nggak ada yang bisa disalahkan, apa boleh buat, wong PLN udah berusaha sebaik mungkin untuk mencegahnya, tapi takdir berkata lain.

Asaku untuk PLN :

1. Maksimalkan kerja Asiko dan Robolay !
ASIKO (AtaSi Isolator KOtor) merupakan robot pembersih isolator pada saluran distribusi agar kontaminan yang menempel di saluran Isolator nggak terlalu lama dan akhirnya menjadi garam yang menyebabkan trip.
ROBOLAY, bukan ROBOt aLAY, tetapi ROBOt LAYang-layang untuk membersihkan layang-layang yang menyangkut di konduktor pada saluran distribusi dengan cara pembakaran.
Robot ASIKO pada saluran saluran distribusi
Akan tetapi kedua robot ini belum di operasikan di seluruh Indonesia. Andai saja dioperasikan, InsyaAllah dapat menekan angka SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) (terjadi penurunan).
nb :
 SAIFI : Angka rata-rata banyaknya  terjadi pemutusan sistem 
SAIDI : Angka rata-rata lama/durasi terjadinya pemutusan sistem
Hal ini juga akan meringankan petugas PDKB (Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan)

2. Terangi desa terpencil.
Banyak desa di Indonesia yang masih belum tersentuh oleh Listrik, akan tetapi banyak juga ide kreatif dari beberapa orang untuk menerangi desanya, sebut saja Marsidi Kadengkang. Dia mengembangkan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) di desanya. Selain itu kembangkan juga pembangkit-pembangkit baru, seperti baru-baru ini, Pembangkit Listrik Tenaga Hampa dan Pembangkit Listrik dari Lonceng kapal. Mungkin cocok bagi pulau/desa terpencil yang tidak memungkinkan dialiri listrik dari pembangkit berkapasitas besar.

3. Menerapkan karya-karya mahasiswa yang berhubungan dengan PLN
Mahasiswa Indonesia banyak yang kreatif, inovatif, dan menciptakan penemuan baru. Penemuan baru itu dapat disertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Banyak juga karya-karya baru yang dapat mempermudah kinerja PLN dan perlu untuk dipatenkan.

4. Semoga aku jadi pemenangnya, dan...

5.  Semoga proyek 10000 MW berjalan dengan lancar. Amin :)


You Might Also Like

3 comments

Subscribe