Bahan Bakar Alternatif “Singkong vs Bensin”

Sunday, September 21, 2008

Jelasnya seluruh dunia tahu, kalau akhir-akhir ini kita sedang krisis minyak mentah, ya wajar donk!!! Minyak adalah salah satu SDA yang tidak dapat diperbaharui karena berasal dari fosil-fosil hewan purba yang telah membusuk, so......wajar banget khann! Produksi minyak makin menipis...tetapi penggunaan kendaraan bermotor semakin buanyakkkk.....polusi juga meningkatttt......bumi juga makin rusaakkkkk.......lapisan ozon.....buyar.....

Kalau semisalnya minyak bumi habis, ozon rusak, hatiku-pun menangis. Jadi...gimana dong, udah habis, ozon rusak, astaghfirullah, manusia diciptakan emang bisanya cuma merusak bumi.

Apa yang bakal kita lakukan??? Diem aja?? Enggak boleh!! Para ilmuwan pun sedang memikirkan cara bagaimana caranya untuk membuat bahan bakar altenatif baru, tentunya bahan bakar yang berasal dari alam dong!!

Di beberapa negara Eropa, ada yang udah menemukan bahan bakar kaya’ itu tapi dari semacam cairan yang hasil pengeluarannya nanti berupa uap air. Nggak usah jauh-jauh, di negeri kita pun udah ditemukan yang kaya gitu lho!! Berbahan bakar singkong (manihot utilisima), jarak pagar, sorgum, ataupun pula jagung, karena keempat taneman itu dipercaya mengandung kandungan...(nggak tau namanya!!) pokoknya zat yang sifatnya seperti bensin deh!! Ada lagi briket dari kulit duren ato pisang, emang bisa lo!!! Karena kulit pisang & duren itu mengandung kadar alkohol yang tinggi.

Akupun pernah waktu liburan, praktik buat bensin dari biji jarak yang telah kering, tapi malah gagal!! Tapi ya nggak GATOT alias gagal total gitu....ayahku bilang, bahwa biji jarak yang telah kering dikupas kulitnya lalu dibakar, dan dapat terbakar dalam waktu yang tidak kurang dari 7 menit. Dan sisa pembakaran itu, aku lihat....lo......ada minyaknya!!! Mungkin minyak itu dapat digunakan sebagai bahan bakar ya??? Tapi yang jadi masalah adalah gimana cara ngambil minyaknya??

Kalo masalah ’anaknya’ semburan lumpur lapindo, yang berupa minyak n mengandung kadar gas yang tinggi, apakah dapat dibuat untuk bensin ya???? Tapi dasar IPTEK rendah, ada semburan minyak malah diberi peringatan untuk nggak dideketin, bukannya lebih baik diambil sampelnya, lalu diteliti, barangkali bisa dibuat pengganti minyak, kan.....lumayan, bisa dapet uang?????

Tapi ya ada kekurangannya juga lo!! Harga bahan pangan dunia bakal naik!!! (katanya..........)

Akhir kata..........aku berharap BIODIESEL dan sejenisnya dapat dimasyarakatkan dengan cepat....aminnn.......

You Might Also Like

0 comments

Subscribe