Berita Sepak Bola dari BUNDESLIGA selama Ramadhan

Monday, September 08, 2008

Pertama-tama berita dari KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2010


JERMAN GILAS LIECHSTEIN 6-0

(Gilaaaaa.........Jerman!!! kok bisa ya nyetak gol sebanyak itu???)
Jerman memulai kualifikasi piala Dunia zona Eropa, Minggu (7/9), dengan hasil besar setelah membenamkan Liechstein 6-0 tanpa balas di pertandingan grup VI. Keenam gol Jerman atas tuan rumah dicetak oleh Lukas Podolski, (21, 48) Simon Rolfes (65), Miroslav Klose (66), Thomas Hitzlperger (76) dan Heiko Westermann (86). Hasil itu menjadikan Jerman tim peraih gol terbanyak pada kualifikasi PD 2010 ini.
Yang kedua, vs Finlandia. Tegang banget liatnya......habis....Finlandia n Jerman saling kejar-kejaran gol siihhh.....ngeri!!! apalagi waktu Finlandia memimpin 3-2 di menit akhir.....OH MY GOD!!! Mau ditaruh mana muka Jerman kalo semisalnya kalah?? untung aja MIROSLAV KLOSE sang Dewa Fortuna mencetak gol penutup pertandingan n sekaligus menyelamatkan muka Jerman. Yupp...Miroslav Klose udah mencetak hat-trick untuk Jerman kali ini.....He's best hero......DANKE Miroslav Klose!!!

###


OLIVER KAHN SETELAH PUTUSKAN GANTUNG SEPATU

Jajal Profesi menjadi Komentator Televisi

Setelah 2 dekade berkiprah diatas lapangan hijau, Oliver Kahn memilih gantung sepatu. Selama 14 tahun karirnya dihabiskan di klub raksasa Jerman, Bayern München. Kini dia siap menekuni kehidupan diluar sepak bola.

Kesetiaan Olli –sapaan Oliver Kahn kepada Bayern München tak perlu diragukan. Sebagian besar karirnya dihabiskan di klub berjuluk FC Hollywood itu. Tapi bukan Bayern sejatinya yang menjadi tempat karir professional Kahn semula. Dia mengawali kiprah profesionalnya bersama Kalsruhe.

Prestasi Bayern dalam satu dekade terakhir tak bisa dilepaskan dari ketangguhan Kahn dibawah mistar. Selama dia membela Bayern, klub tersebut sudah menggenggam sederet gelar. Yang paling bergengsi tentunya titel ‘The Winner Of Champions League 2001’

Sepanjang karirnya di klub, Kahn tampil 557 kali di Bundesliga untuk Kalsruhe dan Bayern. Delapan kali gelar Bundesliga dan satu Piala UEFA yang diraih Bayern tidak lepas dari jasa Kahn sebagai penjaga gawang andalan.

Tidak heran, saat Kahn memilih pensiun, begitu banyak pendukung Bayern yang ilfil. Pada pertandingan terakhirnya untuk Bayern di laga penutup Bundesliga musim lalu, dia begitu dielu-elukan.

Perpisahan Kahn dengan sepak bola diresmikan dalam laga ekshibisi melawan Timnas Jerman di stadion Allianz Arena, München, Selasa (2/9). Selain menjadi legenda di Bayern, dia adalah mantan kiper nomor satu Jerman.

Partai perpisahan itu berakhir imbang 1-1. Sebuah pertandingan yang menandai perpisahan Kahn dari lapangan hijau sebagai pemain. Dia tak bermain penuh di laga tersebut. Setelah melakukan beberapa penyelamatan gemilang, dia digantikan oleh Michael Rensing pada menit ke-75. Setelah itu, gemuruh tepuk tangan membahana mengiringi ‘kepergian’ Kahn dihadapan 50 ribu fans di Allianz Arena.

“Rasanya malam ini begitu cepat bagi saya, mungkin merupakan momen paling cepat dalam karir saya. Sepanjang karir, saya sering berada dalam tekanan. Sekarang saya begitu menikmati di stadion ini, didepan fans-fans untuk terakhir kali.” Ucap Kahn seperti dilansir AFP.

Setelah laga itu, pergilah salah seorang kiper terbaik yang pernah dimiliki oleh Jerman tersebut. Kahn pernah dinobatkan menjadi kiper terbaik dunia pada 2002. Meski kala itu Jerman kalah dari Brazil di final Piala Dunia, dia dinilai layak menjadi pemain terbaik. Setelah selesai dengan karir manis dilapangan hijau, apa langkah Kahn selanjutnya? Dia belum membuat keputusan. Yang pasti dia tampaknya bakal menjajal karir baru diluar sepak bola. Mulai 10 September mendatang, dia menjalani profesi baru sebagai komentator televisi untuk acara sepak bola.

Predikat kiper terbaik Eropa empat kali berturut-turut (1999-2002) dan pernah membawa Jerman juara EURO 1996 di Inggris tersebut akan memulai tugasnya pada laga kualifikasi Jerman versus Finlandia. Menarik ditunggu apakah kiprah Kahn diluar lapangan bakal segarang dan menghadirkan banyak prestasi layaknya ketika masih bermain.


(Dikutip dari Jawa Pos, Jum’at, 5 September 2008)


####


JANUARI, PODOLSKI KE REAL MADRID

Real Madrid bisa menjadi penyelamat Lukas Podolski yang tak lagi betah di Bayern München. Raksasa Spanyol itu sepertinya akan mencoba mendapatkan Podolski pada sesi transfer kedua, Januari, tahun depan. Kantor berita SID, Sabtu (6/9) memberitakan, Real, juara LaLiga dua musim beruntun itu, serius mendatangkan Podolski demi menambah amunisi dilini depan, yang di sesi jendela transfer pertama tidak melakukan penambahan pemain depan.

Podolski menyatakan tidak kerasan di München, setelah hanya empat kali tampil sebagai starter musim lalu. Masuknya pelatih Juergen Klinsmann sempat membuat Podolski gembira karena merasa akan punya kesempatan bermain lebih banyak.

Namun yang terjadi tetaplah sama, Klinsmann yang menggantikan Ottmar Hitzfeld tetap membangkucadangkannya. Karena itulah, Podolski sempat berontak dan meminta München menjualnya.

Kondisi Podolski mendapat reaksi cepat dari kubu Real. Dengan pelatih Bernd Schuster meminta manajemen untuk memboyong striker yang sudah bermain sebanyak 55 kali bersama Jerman dan mencetak 28 gol di kancah internasional itu.


(Dikutip dari SURYA, Minggu, 7 September 2008)




You Might Also Like

0 comments

Subscribe